“Apa yang akan kita lakukan jikalau kita mengetahui sisa umur kita tinggal 6 jam dari sekarang?”
Pertanyaan ini pernah dilontarkan seorang trainer dalam sebuah pelatihan pengembangan diri.. saat itu peserta diminta mem-break down sisa umur mereka selama 6 jam kedepan…
Ada diantara peserta yang menulis 2 jam pertama berencana untuk meminta maaf kepada seluruh orang yang pernah tersakiti oleh segala ucapan, perbuatan, tingkah laku, bahasa tubuh maupun prasangka yang pernah dia lakukan, dia akan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada orang yang dicintainya atas segala cinta dan kasih sayang yang pernah diterimanya atas segala fasilitas yang pernah dipergunakan, atas segala pelayanan yang pernah dirasakanya atas segala hal yang telah membuatnya menjadi berguna sampai menjelang kematiannya yang tinggal 4 jam lagi. Sementara waktu terus berjalan ternyata masih terlalau banyak orang-orang yang pernah tersakiti tapi belum sempat kata “maaf” sampai kepada mereka.
Pada 2 jam berikutnya dia gunakan waktu tersebut dengan sebaik-baiknya untuk membayarkan hutang-hutang, mengembalikan seluruh barang berupa kaset pinjaman, buku pinjaman, janji-janji yang masih bisa dipenuhi, ataupun barang-barang lainya yang pernah dititipkan namun belum sempat dikembalikan, dia akan berpesan kepada orang terdekatnya agar memebantunya melunasi hutang-hutang tersebut jikalau kematian sudah tiba sebelum semuanya terpenuhi.
Pada 2 jam terakhir dia mengatakan… akan melakukan taubat yang sebenar-benarnya.. dan memohon ampun kepada Rabb yang telah menciptakannya atas segala dosa yang telah dilakukan.. atas segala kelalaiannya selama menjadi seorang manusia.. akan berjanji dengan sepenuh hati dan bersumpah tidak akan melakukan kemaksiatan kembali.. akan menangis sejadi-jadinya sampai air matanya kering menjelang kematiannya. Dia akan beribadah dengan sekhusyuk-khusyuknya sampai detik-detik terakhir kematiannya. Dia Berjanji kepada Rabbnya untuk mentaati peraturan disisa-sia terakhir hidupnya….
Dan diakhir hayatnya dia baru menyadari sebenar-benarnya arti penting 6 jam terakhir dalam hidupnya, dia berfikir seandainya dia tahu sejak dahulu kapan kematiannya akan tiba mungkin segala sesuatunya tidak akan tersegesa-gesa seperti sekarang ini….
Lalu sekarang seandainya kita ditanya… “ Apa yang akan anda lakukan jikalau punya waktu 30 tahun lagi untuk hidup???” mungkin… Mungkin… pada tahun ke 30, tepatanya pada 6 jam terakhir di usia tersebut kita baru akan merencanakan hal-hal yang telah disebutkan diatas…. Menyedihkan.